DevOps Engineer
Deskripsi Pekerjaan
Astro Technologies Indonesia membuka posisi DevOps Engineer full-time remote untuk mengelola CI/CD, Kubernetes, cloud AWS/GCP, infrastructure as code, database, otomasi, monitoring, dan praktik keamanan cloud....
Tentang Astro
ASTRO adalah perusahaan quick commerce Indonesia yang mengantarkan kebutuhan harian dan esensial ke rumah pelanggan dalam 15 menit. Didirikan pada 2021 oleh para eksekutif e-commerce berpengalaman dan didukung investor internasional terpercaya, misi Astro adalah membuat hidup masyarakat lebih sederhana dan mudah dengan menghemat waktu, energi, dan uang.
Astro mengusung nilai cepat, berani, penuh petualangan, dan maju secara teknologi.
Tentang Posisi
Astro mencari DevOps Engineer untuk mendukung dan meningkatkan infrastruktur platform, memastikan deployment aplikasi dan operasi sistem berjalan andal. Posisi ini bertanggung jawab mengelola pipeline CI/CD, mengoperasikan cluster Kubernetes, serta memelihara infrastruktur cloud di AWS dan GCP. DevOps Engineer juga mendukung infrastruktur database dan inisiatif otomasi untuk meningkatkan performa sistem dan efisiensi operasional.
Tugas dan Tanggung Jawab
- Mengembangkan dan memelihara pipeline CI/CD menggunakan Jenkins dan ArgoCD untuk mendukung deployment aplikasi otomatis dan andal.
- Mengoperasikan dan memelihara cluster Kubernetes, termasuk troubleshooting deployment, scaling service, dan monitoring cluster.
- Menyediakan dan mengelola infrastruktur menggunakan Terraform dan Ansible sesuai standar dan praktik terbaik.
- Mengelola dan mengoptimalkan resource cloud di AWS dan GCP, termasuk compute, networking, IAM, dan storage.
- Mendukung operasi infrastruktur database, termasuk membangun server cluster, mengelola sistem database, dan membantu analisis performa query.
- Mengelola dan memonitor teknologi database seperti MongoDB, PostgreSQL, Redis, dan Elasticsearch.
- Mengembangkan script otomasi menggunakan Python, Bash, atau Go untuk menyederhanakan proses operasional dan mengurangi pekerjaan manual.
- Memantau kesehatan sistem, melakukan troubleshooting, dan merespons insiden dengan investigasi awal serta eskalasi bila diperlukan.
- Menerapkan dan memelihara praktik terbaik keamanan cloud, termasuk kontrol akses dan konfigurasi keamanan infrastruktur.
- Memelihara dokumentasi infrastruktur dan terus mengusulkan perbaikan untuk meningkatkan stabilitas, efisiensi, dan skalabilitas sistem.
Kualifikasi Minimum
- Gelar sarjana di bidang Computer Science, Information Technology, atau bidang relevan lainnya.
- Pengalaman 2–4 tahun sebagai DevOps Engineer, Infrastructure Engineer, atau peran serupa.
- Pengalaman langsung yang kuat dengan Kubernetes untuk mengelola dan mengoperasikan environment berbasis container.
- Pengalaman membangun dan memelihara pipeline CI/CD menggunakan Jenkins dan ArgoCD.
- Familiar dengan Terraform untuk provisioning infrastruktur dan/atau Ansible untuk konfigurasi server dan otomasi.
- Pengalaman mengelola atau mendukung sistem database, termasuk membangun dan memelihara cluster database serta membantu analisis query.
- Familiar dengan MongoDB, PostgreSQL, Redis, dan Elasticsearch.
- Pemahaman dasar konsep MQTT, termasuk QoS, retained messages, session handling, dan arsitektur broker.
- Pengalaman mengoperasikan atau memonitor sistem broker MQTT menjadi nilai tambah.
- Pemahaman dasar layanan cloud seperti AWS atau GCP.
- Memahami dasar keamanan cloud, khususnya terkait infrastruktur dan access management.
- Mampu menulis script otomasi menggunakan Python, Bash, atau Go.
- Memiliki kemampuan analitis, problem-solving, dan ownership yang kuat dalam menjaga keandalan infrastruktur.
Benefit
- Work from Home
Info Tambahan
- Level: Entry Level / Junior, Apprentice
- Kategori: IT and Software
- Pendidikan: Sarjana
- Industri: E-Commerce
- Jumlah lowongan: 1